SEJARAH DESA SADANANYA

Sadananya mempunyai arti Sada aya nu nanya ( Suara ada yang bertanya ), dan berawal dari sebuah kisah sejarah yang di alami oleh salah seorang yang bernama Mas Petinggi.

Penemuan Desa Sadananya tidak kami ketahui secara pasti, tapiberdasarkan hasil musyawarah para tokoh ulama, pemuka masyarakat dan lembaga kemasyarakatan di tingkat Desa pada tanggal 15 Mei 1979, menghasilkan kesepakatan sebagai berikut :

Syah dan ketika daerah ini masih merupakan hutan, konon katanya baru ada 7 ( tujuh ) tugu saja yang berdiam di blok Cipaku Kampung Landeuh yang di pimpin oleh seorang yang bernama Aki Suba. Kemudian dating ke daerah ini 2 ( dua ) orang pemuda yang berasal dari daerah sebelah utara yaitu dari Kecamatan Kawali sekarang dan menetap di daerah ini. Kedua pemuda itu tidak diketahui nama sebenarnya, yang diketahui nama gelarnya yaitu yang satu bernama Mas Petinggi dan yang satunya lagi bernama Mas Ngabei.

Silsilah nama Sadananya, merupakan istilah nama yang diberikan oleh Mas Petinggi riwayatnya sebagai berikut :

“ Ketika Mas Petinggi sedang berjalan dengan santai, serta dalam pikirannya sedang memikirkan nama yang akan diberikan kepada daerah ini, maka tiba-tiba terdengar suara yang menegur dari semak- semak yang rimbun dekat mata air ( sekarang namanya Landeuh ) dengan bahasa sunda tegurannya tersebut bernada ‘ kamana yeuhh!?

 

 

Ketika di lihat vahkan di cari ke sumber suara tersebut ternyata tidak ada siapapun yang mengur itu.

Dengan kejadian diatas, maka daerah ini di beri nama SADANANYA yang artinya Sada Aya Nu Nanya ( suara ada yang bertanya ).

           Selanjutnya Mas Petinggi dan Mas Ngabei adalah pemuda gagah yang telah bekerja keras membuka daerah ini, sehingga menjadi daerah pertanian. Banyaknya lahan sawah yang di buka konon katanya sampai daerah Sukajadi sekarang, dan diantara nya sebagian bukti kedua pemuda gagah, maka membuat SITU HIANG yang berlokasi di Sukajadi.

          Di bidang mental keagamaan daerah Sadananya ini mendapat bimbingan dari seorang kiayi/ Ulama yang juga berasal dari daerah Kawali yang bernama Kiayi Pulung, dia mengabdi sampai akhir hayatnya dan di makamkan di makam Gede Desa Sadananya.

          Setelah daerah ini menjadi daerah pertanian dan perkampungan di bentuk suatu Pemerintahan yang di pimpin oleh seorang Raja Kawali yang bernama MAHADIKUSUMA. Sejak itulah berturut-turut pemimpin di Desa Sadananya ini bergantian dari waktu ke waktu sampai masa sekarang.

 

Daftar kepala desa dari awal pembentukan sampai sekarang:

 

NO

NAMA KEPALA DESA

MASA JABATAN (THN-THN)

1

MAHADIKUSUMAH

1749-1784

2

PERNAMANGGALA

1785-1911

3

PERNADINATA

1812-1829

4

ARNAWIJAYA

1830-1879

5

Rd. SUMANTA BRATA

1880-1890

6

MUDANI

1891-1915

7

ARNADIREJA

1916-1926

8

SUMARTA

1927-1927

9

H.DIMYATI

1928-1945

10

KARTAMIJAYA

1946-1949

11

KARTASASMITA

1950-1965

12

H.AB.SUKUR SOBARNA

1966-1973

13

IKNA SOMANTRI

1974-1982

14

H.SUDIKNA

1983-1992

15

ENDIN SUBAEDIN

1993-2002

16

MAMAN ABDURRAHMAN, Drs

2003-2008

17

H.GANDAR HERDIANA, S.IP

2008-2014

18

H.GANDAR HERDIANA, S.IP

2014-2018

19

NENDI SUHENDI (Pjs)

2018-2020

20

DADANG SUDARSO

2021-2029